Minggu, April 5, 2026
spot_img
spot_img

Perkuat Soliditas dan Deteksi Dini, Rutan Banjarnegara Hadiri Pengarahan Kakanwil Ditjenpas Jateng

 

Sragen_ bidiklensa.click.  Komitmen dalam memperkuat pengamanan dan integritas terus ditegaskan di lingkungan Pemasyarakatan Jawa Tengah. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah yang dipusatkan di Lapas Kelas IIA Sragen dan diikuti oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, termasuk Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam menyikapi dinamika tugas serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Melalui pengarahan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta marwah institusi.

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, menegaskan bahwa pengawasan melekat, deteksi dini, dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar rutinitas administratif. Ia menekankan bahwa setiap pimpinan UPT memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta menjaga integritas institusi.

Baca Juga  Pasca Lebaran, BULOG DIY Genjot Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

“Soliditas adalah kunci utama. Tidak boleh ada celah dalam pengawasan dan tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran. Bangun komunikasi yang kuat antarjajaran, lakukan deteksi dini secara aktif, dan pastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi masalah besar,” tegas Mardi Santoso.

Selain penguatan aspek keamanan, Mardi juga menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan akuntabel. Menurutnya, profesionalitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga sikap dan komitmen terhadap nilai-nilai integritas.

“Profesionalitas bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal sikap dan komitmen terhadap nilai integritas. Setiap insan Pemasyarakatan harus mampu menjadi teladan, bekerja secara transparan, dan mempertanggungjawabkan setiap tugas yang diemban,” tambahnya.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengimplementasikan seluruh poin yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa pengarahan ini menjadi penguat sekaligus pengingat bagi jajaran Rutan Banjarnegara untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan internal.

Baca Juga  Ketua DPC LPM Medan Helvetia Gelar Halal Bihalal di Matahari Farm

“Pengarahan ini menjadi penguat bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan internal. Kami akan memastikan pengawasan berjalan optimal, memperkuat deteksi dini, serta membangun soliditas tim dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Banjarnegara,” ujar Dodik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan, khususnya Rutan Kelas IIB Banjarnegara, semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi. Arahan yang diberikan menjadi pijakan bersama untuk meningkatkan kewaspadaan, profesionalitas, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ke depan, sinergi dan komitmen yang terus diperkuat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan sebagai garda terdepan dalam pembinaan dan pengamanan yang berkeadilan.

Red tim

Berita Lainnya

Top News

Peristiwa

Trending News

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img

Polri