Rabu, April 15, 2026
spot_img
spot_img

Serapan Tembus 101 Ribu Ton, BULOG DIY Perkuat Komitmen Dukung Swasembada Pangan

 

Yogyakarta, 15 April 2026 —bidiklensa.click Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terus mengintensifkan penyerapan gabah dan beras petani sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hingga Selasa (14/4), realisasi penyerapan telah mencapai 101.196,9 ton setara beras, menunjukkan kinerja positif dalam mendukung program swasembada pangan.

Capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam menjalankan penugasan pemerintah, sekaligus mendukung visi besar pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Penyerapan gabah dilakukan secara aktif melalui Tim Jemput Pangan yang turun langsung ke sentra-sentra produksi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran terus berupaya maksimal dalam melaksanakan penugasan pengadaan gabah dan beras.

Baca Juga  Kepengurusan Singo Barong Boxing Camp DikukuhkanTerjunkan 9 Atlet di Purwodadi Combat Sport

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BULOG serta dukungan dari berbagai pihak. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan penyerapan gabah petani secara optimal guna mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan penyerapan ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terjalin dengan baik, mulai dari TNI, Polri, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah daerah, mitra penggilingan, hingga para petani sebagai produsen utama.

“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran penyerapan gabah di lapangan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Aprilyadi juga mengimbau kepada para petani agar menjual gabahnya kepada BULOG, khususnya yang telah memasuki masa panen, dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga  Dinilai Lamban, Kedua Orangtua Korban Penganiayaan Bakal Propamkam Penyidik Satreskrim

“Kami mengajak seluruh petani untuk menjual gabah kering panen (GKP) kepada BULOG dengan harga Rp6.500 per kilogram. Dengan demikian, petani mendapatkan kepastian harga yang layak sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan nasional,” jelasnya.

Kegiatan penyerapan gabah ini tidak hanya memberikan manfaat bagi petani melalui jaminan harga dan kepastian pembelian, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat konsumen. Dengan penyerapan yang optimal, BULOG dapat memastikan ketersediaan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga.

Melalui langkah intensifikasi penyerapan ini, Perum BULOG Kanwil Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah petani, menyerap hasil panen secara maksimal, serta menjaga keseimbangan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir.

Sabar / siti

Berita Lainnya

Top News

Peristiwa

Trending News

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img

Polri