Minggu, April 5, 2026
spot_img
spot_img

Warga Resah Bau Menyengat di Pantai Banyudono (Rembang), Dugaan Pencemaran Limbah Sedang Ditelusuri

 

Rembang –bidklensa.click.  Warga Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengaku resah akibat bau busuk menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pembuangan limbah di kawasan pesisir pantai setempat. Bau tersebut dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar pantai.

Keluhan warga tersebut mendorong tim investigasi dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) bersama sejumlah awak media melakukan pemantauan di lokasi pada Sabtu (8/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan adanya aliran air yang diduga limbah yang dialirkan melalui pipa paralon menuju laut di kawasan pantai Desa Banyudono. Namun demikian, asal-usul aliran air tersebut masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut.

Sejumlah pihak menduga pipa tersebut berkaitan dengan aktivitas salah satu perusahaan pengolahan hasil perikanan di wilayah tersebut, yakni PT Sinar Mutiara Abadi (SMA). Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dugaan tersebut.

Baca Juga  Ketua DPD IWOI Kota Semarang dan Jajaran Pengurus Apresiasi Operasi Ketupat Candi Berjalan Aman dan Kondusif

Sebelumnya, sekitar tiga minggu lalu, jurnalis dari media Brata Pos telah mencoba melakukan konfirmasi langsung ke PT Sinar Mutiara Abadi. Namun saat itu pihak wartawan hanya dapat menunggu di pos keamanan karena pimpinan perusahaan sedang merayakan Imlek. Wartawan diminta menunggu untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut, tetapi hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan.

Sementara itu, melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait aktivitas pembuangan limbah tersebut. Meski begitu, DLH berencana menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lokasi.

Baca Juga  Pasca Lebaran, BULOG DIY Genjot Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

“Besok tim lapangan dari DLH akan kami kirim ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di lapangan,” ujar Ika Himawan Afandi saat dikonfirmasi.

Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti dugaan pencemaran lingkungan di kawasan pesisir tersebut. Selain itu, masyarakat juga meminta Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap perusahaan-perusahaan pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Rembang, khususnya terkait kepemilikan serta pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar lingkungan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan dari instansi berwenang guna memastikan apakah benar terjadi pencemaran lingkungan di kawasan pantai Banyudono.

Red tim

Berita Lainnya

Top News

Peristiwa

Trending News

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img

Polri